Ujian Praktik Sekolah

Akhir bulan Februari2013 kemarin diadakan ujian praktik sekolah sebagai rangkaian pengambilan nilai untuk kelulusan siswa. Berikut saya share beberapa kelengkapan penyelenggaraan ujian praktik sekolah :

Soal ujian praktik

Berita acara ujian praktik

Daftar hadir ujian praktik

Daftar nilai ujian praktik

Semoga membantu dan bisa menjadi referensi yang baik🙂

Ini dia foto-foto ujian praktiknya

 

27022013077

 

2013-02-27 08.26.01

 

 

 

 

 

2013-02-27 08.24.32

 

 

 

 

 

Sebuah pengalaman akan memberikan bekas yang tergores kuat dalam ingatan, semoga akan berguna di waktu yang akan datang. Amin…!

Persiapan UN SMP Tahun 2013

Sudah sejauh apa persiapan teman-teman untuk menghadapi UN SMP tahun 2013 ini…??

Tahun ini pemerintah menetapkan untuk membuat 20 tipe soal dalam 1 ruangan tes, tapi jangan khawatir dan jangan berkecil hati. Rasa khawatir justru akan membuyarkan fokus dan konsentrasi teman-teman untuk menghadapi UN.

Saya berniat untuk share modul persiapan UN SMP 2013 khusus mapel Biologi. Dengan modul ini diharapan teman-teman lebih mudah untuk menguasai SKL yang diujikan. Penguasaan SKL yang bagus ditunjang dengan banyak latihan soal, mau soal tipe 20 atau lebih sekalipun, temen-temen bisa bilang….”UN, siapa takut????”

Silakan di download…Modul Biologi SMP sesuai SKL 2013

Semoga Allah memberikan kemudahan dalam menghadapi UN SMP tahun ini, amiiin….!

 

 

Wow… Ada Bunga Bangkai yang Tumbuh di Kebun Depan Rumah

SOLO_Sabtu, 3 November 2012 kurang lebih jam 15.00 tanpa sengaja saya menemukan tumbuhan aneh yang ada di kebun depan rumah. Sebuah tumbuhan yang belum pernah sekalipun tumbuh di kebun itu, seperti silinder memanjang yang belum jelas bentuknya dan tertutup rapat, tidak ada daun, tidak ada batang dan tidak ada akar yang terlihat. Hari demi hari saya perhatikan perkembangan tumbuhan tersebut sampa pada tanggal 7 November 2012 mulai terlihat bentuk morfologi yang lebih jelas. Coba perhatikan apa yang saya lihat berikut ini…

07112012010Tampak samping

07112012011

Tampak dari atas

Bukankah itu mirip denga bunga bangkai??

Subhanallah… masih diberi kesempatan untuk melihatnya secara langsung

Ya…kuncup bunga bangkai yang tumbuh di Solo, lebih tepatnya Jebres Tengah kelurahan Jebres. Entah kapan bunga berwarna ungu itu mulai tumbuh. Setelah 2 hari kuncup bunga tersebut mulai mengalami perubahan, coba lihat…

09112012012

Tampak dari samping

09112012019

Tampak dari atas

Foto tersebut diambil pada hari jumat , 9 November 2012. Bunga bangkai tersebut sudah mulai mekar pada hari Kamis, 8 November 2012. Secara morfologi dapat saya definisikan sebagai berikut :

Warna bunga dominan ungu kehijauan, tinggi tanaman : 13,5 cm, diameter kelopak bunga terlebar : 34 cm. Terdapat umbi di bagian bawah tanaman karena merupakan tumbuhan dari suku talas-talasan (Araceae). Bunganya  mengeluarkan aroma yang tidak enak yang dapat tercium hanya jika kita mendekatinya. Tidak seperti yang saya bayangkan sebelumnya bahwa bau seperti bangkai yang membusuk, memang iya tapi tidak semenyengat itu. Bau tidak enak yang menyerbak dimaksudkan untuk mengundang serangga penyerbuk bagi bunganya. Terlihat kerumunan serangga sampai radius setengah meter dari bunga.Sebenarnya ada video yang hendak saya tampilkan, tapi berulang kali dicoba error,jadi ya maap…🙂

 

 

 

Kumpulan Soal-Soal

Mau share beberapa versi soal nihh

semoga bermanfaat…

Soal IPA Kelas VII Tahun 2011 silakan klik di sini :

SOAL MID SEMESTER 1 dan KUNCI JAWABAN

SOAL MID SEMESTER 2 dan KUNCI JAWABAN

SOAL SEMESTER 1 dan KUNCI JAWABAN

SOAL SEMESTER 2 dan KUNCI JAWABAN

Soal IPA Kelas VII Tahun 2012 silakan klik di sini :

SOAL MID SEMESTER 1 dan KUNCI JAWABAN

SOAL SEMESTER 1 dan KUNCI JAWABAN

Kesuksesan diawali dengan niat yang baik, usaha keras, dan jangan lupa berdoa

semangat untuk para pelajar…

Raih suksesmu dan rencanakan sedari sekarang, karena masa depan adalah tanggung jawabmu…🙂

 

Kemana semut-semut itu pergi selama bulan puasa kemarin….

Sejenak temenung melihat beberapa ekor semut yang berjalan menyusuri tepian meja makan. Wajarlah.. mereka sedang mencari makan untuk kawanannya, remahan roti, atau ceceran makanan lain yang tertinggal di meja.

Tapi, dalam waktu 1 bulan Ramadhan kemarin kemana gerangan semut-semut itu bersembunyi…????

Bulan Ramadhan memang bulan yang spesial dan penuh rahmat bagi umat Islam, tak terkecuali dengan banyaknya makanan yang terhidang ketika waktu berbuka tiba. Berbagai jenis makanan spesial juga sengaja disajikan untuk seluruh keluarga. Mulai dari kolak, beragam kue, buah-buahan, kurma, sirup dan lain sebagainya tersaji manis diatas meja setiap hari.

Seharusnya, itu juga menjadi bulan yang menggembirakan bagi semut-semut, karena ketersediaan makanan bagi mereka menjadi berlimpah dari pada bulan biasanya. Akan tetapi kenyataanya tidak seperti itu, 1 bulan penuh ditambah 6 hari bulan Syawal ternyata tidak ada 1 ekor semut yang tampak berjalan diatas meja. Padahal, pada hari-hari biasa, air putih pun bisa juga dikerubungi semut.

Jadi teringat, jika selama bulan Ramadhan, setan dibelenggu oleh ﷲ apakah juga demikian halnya dengan semut-semut itu?? Wallahu a’lam..

Hal tersebut bisa kita pandang sebagai suatu bentuk dari rahmat ﷲ di bulan yang suci. Dengan tidak adanya semut, maka ﷲ mempermudah pekerjaan para ibu. Disamping pekerjaannya menyiapkan menu berbuka dan sahur yang cukup melelahkan, para ibu juga harus menyibukkan diri mereka dengan beribadah. Coba bayangkan betapa repot dan capeknya ibu harus menyiapkan makanan dan buru-buru membereskannya karena takut makanan dikerubuti semut, padahal waktu sholat keburu habis, beliau juga harus menyelesaikan target tilawah, belum lagi kalau masih harus mengurus anak yang masih balita. Subhanallah…

Sepenggal Kalimat Pengingat untuk Saudaraku

Teringat akan potongan sebuah ayat di Al Qur’an :

“Yaa ayyuhalladziina amanu quu anfusakum wa ahlikum naaraa….”

(Q.S. At Tahrim : 6)

Yang atinya “Wahai orang-orang yang beriman! Peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka….”

 

Secara pengertian, seolah tampak melekat “kewajiban seorang ayah/kapala keluarga untuk menjaga dirinya dan keluarganya dari api neraka” pada potongan ayat di atas

 

Yaa…memang tidak bisa dipungkiri pengertian itu memang benar. Ayah sebagai kepala rumah tangga memang berkewajiban mendidik istri dan anak-anaknya dalam mengamalkan  islam secara kaffah. Ayah berhak memukul anak ketika anaknya yang berumur 10 tahun tidak mau mengerjakan sholat, dan masih banyak lagi yang lainnya. Kelak diakhirat nanti ﷲ SWT akan meminta pertanggungjawaban akan semua itu pada seorang ayah.

 

Tapi mari coba kita merenung sejenak………

Ayah/ orang tua adalah madrasah pertama bagi seorang anak untuk mengenal dunia. Anak dititipkan ﷲ SWT kepada orang tua untuk dijaga dan kelak akan diminta pertanggungjawabannya.

Akan tetapi, hayy… kalian yang sekarang masih menyandang status sebagai anak, jangan merasa terlepas dari sunnatullah itu. Sadarilah kelak kau juga akan menjadi orang tua bagi anak-anakmu.

 

Terlepas dari masa depan tersebut yang masih belum dialami, sekarangpun, dengan status sebagai “anak”  sebenarnya anak juga berkewajiban untuk “membantu orang tua memikul kewajiban sebagaimana tercantum dalam Q.S. At Tahrim : 6”.

Mungkin terselip sedikit tanya, bagaimana bisa?? Aku masih kecil, belum banyak ilmu agama, belum banyak pengalaman tentang hidup…

 

Tentu saja BISA

Sebuah keluarga dibangun atas dasar dan tujuan yang sama, sebagaimana sebuah kapal yang berlayar menuju ke suatu tempat tujuan. Agar kapal tersebut bisa sampai dengan selamat maka harus ada nahkoda yang andal dan anak buah kapal yang mau diajak bekerja sama. Begitulah ibaratnya sebuah keluarga

Keluarga yang mendasarkan tujuan hidupnya pada JannahNya, maka ayah sebagai nahkoda harus mengarahkan menuju jalan yang benar. Begitu pula ibu dan anak sebagai anak buah kapal harus taat kepada nahkoda dan mau bekerja sama untuk menuju tujuan bersama-sama

 

Tampak jelas bukan??!

Keluarga yang ingin mencapai tujuan baik, maka seluruh elemen dalam keluarga tersebut haruslah baik. Tidak bisa yang berjalan menuju kebaikan hanya orang tua saja sedangkan anak-anak yang merasa umurnya masih muda berjalan seenaknya di muka bumi. Orang tua yang seumur hidupnya rajin ibadah, namun anaknya justru berbuat hal-hal yang melenceng dari aturan agama, maka orang tua tersebut jalannya ke jannah juga akan tersendat. Kenapa bisa? Karena saat menimbang amalan di yaumul akhir, ﷲ SWT akan meminta pertanggungjawaban orang tua terhadap anak-anak yang dittipkan pada mereka semasa di dunia. Meski amalan ibadahnya bagus tetapi dia melalaikan anak-anak di bawah tanggunannya maka masuk ke jannah hanyalah sebatas “impian muluk” bagi orang tua. Atau suatu keadaan lain ketika orang tua sudah ahli ibadah, sudah mengarahkan anaknya ke jalan yang benar, namun anak malah berontak dan tidak patuh. Dengan suatu pikiran sesaat yang sempit bahwa orang tuanya kolot, tidak bisa mengikuti perkembangan zaman, dan lain sebagainya. Dalam kondisi yang sedemikian itu, maka jannah juga serasa semakin jauh untuk direngkuh. Wallahu a’lam…

 

Pertanyaannya sekarang adalah “tegakah melihat orang tua kita yang seumur hidupnya rajin sholat, qiyamul lail, puasa sunnah, tilawah dan lain sebagainya tersendat jalannya untuk masuk ke jannah hanya karena ulah tingkah kita sebagai anak mereka??”

Secara pribadi saya katakan, sungguh saya tak rela bila hal tersebut menimpa ibu dan ayah….!!!!

Na’udzubillah min dzalik…

 

Lalu bagaimana? Apa yang harus dilakukan sekarang??

Bekerjasamalah untuk bersama-sama meraih jannahNya sesuai peran masing-masing dalam keluarga dalam tindakan konkrit.

Orang tua harus menjalankan kewajibannya dengan bijaksana, menjaga diri dan keluarganya dari api neraka

Di lain pihak, Anak harus menyadari ketika orang tuanya memberikan nasehat, dan mengatur kehidupanmu meskipun kalian sudah cukup dewasa, terimalah itu karena itu memang kewajiban yang dibebankan ﷲ SWT kepada orang tua.

Setelah itu, anak-anak harus mau menjalankan syariat agama islam dalam kehidupan sehari-hari dengan keikhlasan dan kesadaran hati. Dengan tujuan “membantu dirinya sendiri dan anggota keluarganya yang lain” agar bisa bersama-sama meraih jannahNya. Bukanlah itu cukup adil?

 

Sekarang mari bermuhasabah, kenakalan apa yang masih kita perbuat sampai saat ini. Pebuatan yang melenceng dari syariat/ aturan agama islam. Apa kita masih malas ketika diingatkan mengerjakan solat, masih suka berbohong, bergaul yang berlebihan dengan lawan jenis yang bukan mahram, marah ketika diingakan untuk tilawah, membentak orang tua dan lain sebagainya. Tentu diri kita sendiri yang mengetahuinya.

 

Berharap tulisan singkat ini bisa jadi bahan renungan dan membuka hati yang selama ini masih tertutup dengan keangkuhan/ keegoisan diri dan hawa nafsu yang membelenggu untuk menjadi pribadi muslim yang baik dan membaikkan keluarga kita, insyaAllah…